06 Juni 2020
04 Juni 2020
31 Desember 2015
09.51
3 comments
kisah ini ter inspirasi dari sebuah iklan yang cukup populer di televisi.
apabila iklan ini muncul di televisi, istriku selalu saja menimpali..
"tuh.. pah.. tumbuh itu keatas.. bukan kesamping.."
ini istriku sok nasihati suami, padahal aku lebih tinggi dari istriku, ye... tinggiku 170 cuy... tinggi rata-rata pria Indonesia.
nah karena sering olok-olokan aku lalu menambahkan bahwa aku tidak lagi tumbuh keatas atau kesamping, melainkan tumbuh kedepan..
sambil menunjuk perutku yang buncit..
beahahahahaha..........
29 November 2015
20.09
No comments
Sepertinya ini yang kedua kalinya saya jadi korban iklan.
kalau dulu baju saya pernah kena tinta, trus dengan santainya tinta itu tidak dibersihkan, karena didalam benak saya sudah kena doktrin "enggak ada noda, enggak belajar.." sambil terbayang dalam pikiran saya betapa mudahnya membersihkan pakaian yang terkena noda tinta menggunakan deterjen seperti yang ada dalam iklan...
ternyata oh ternyata...
tinta nya tetap enggak hilang juga...
bah!
nah ini kali kedua jadi korban iklan..
kalau dulu baju saya pernah kena tinta, trus dengan santainya tinta itu tidak dibersihkan, karena didalam benak saya sudah kena doktrin "enggak ada noda, enggak belajar.." sambil terbayang dalam pikiran saya betapa mudahnya membersihkan pakaian yang terkena noda tinta menggunakan deterjen seperti yang ada dalam iklan...
ternyata oh ternyata...
tinta nya tetap enggak hilang juga...
bah!
nah ini kali kedua jadi korban iklan..
"Lapar? ambil Sticker...!"
pasti ingat jargon itu kan?
alkisah saya ada di sebuah supermarket di Kota saya, dan kebetulan saat itu saya dalam kondisi lapar, trus teringat jargon iklan itu, langsung lah saya ambil itu coklat.
setelah pilih-pilih barang yang lain. pergilah ke kasir untuk membayar, dan setelah dibayar barulah struk belanjanya di cek, dan ternyata harga Sticker itu Rp 9.000,-.
untuk ukuran saya itu cukup mahal bagi sebuah makanan yang beratnya enggak sampai 100 gram.
penasaran.. langsung aja tu coklat saya makan.. dan ternyata.. masih aja lapar..
alamak...
lebih baik pergi ke warung saja lah.. makan nasi campur.. pasti kenyang..
26 November 2015
20.19
No comments
Dah lama enggak posting komik di blog ini.
sebenarnya bukan karena tidak ada gambar yang akan diposting, tapi karena komik strip nya berpotensi membuat emosi atau mengundang perdebatan atau mungkin juga berpotensi menjadi ajakan untuk menghasut.
meskipun sebenarnya penulis hanya mengungkapkan isi hati saja...
yah...
daripada jadi ajang pitnah dan adu domba...
lebih baik tidak usah di posting sajalah.
dan ini salah satu contoh komik yang pernah saya buat sewaktu musim asap di tahun 2015.
sebenarnya bukan karena tidak ada gambar yang akan diposting, tapi karena komik strip nya berpotensi membuat emosi atau mengundang perdebatan atau mungkin juga berpotensi menjadi ajakan untuk menghasut.
meskipun sebenarnya penulis hanya mengungkapkan isi hati saja...
yah...
daripada jadi ajang pitnah dan adu domba...
lebih baik tidak usah di posting sajalah.
dan ini salah satu contoh komik yang pernah saya buat sewaktu musim asap di tahun 2015.
isinya hanya kegelisahan dan kegundahan saya tentang asap yang tak kunjung reda pada saat itu.
dan diantara kegundahan saya itu, ternyata menyebutkan kata "bukan urusan saya" memang sedikit melegakan....
terasa hilang semua beban, tanggung jawab dan fikiran yang memang seharusnya bukan urusan saya...
itu kan urusan mereka yang digaji dan dibayar oleh negara...
*******bukan urusan saya ********
tapi ngomong "bukan urusan saya" emang melegakan kok...
cobalah...
terasa hilang semua beban dipundak...
terasa hilang rasa tanggung jawab... ***nyalakankompor***
15 Juli 2015
10.20
No comments
Penulis lagi keranjingan bikin komik abstrak nih.
Komik yang absurd dan agak membingungkan..
jangankan yang baca..
yang bikin aja bingung hahahaha....
oit.. kira-kira bagusan yang mana ya?
yang pakai warna atau yang hitam-putih?
Paham nggak sama alur ceritanya?
Konon katanya si Batman itu kan orang kaya...
Tapi kenapa ya kalo polisi nyari dia mesti nyalakan lampu sorot itu?
Kenapa nggak telpon, sms, whatsapp, bbm, line, wechat atau pakai aplikasi smartphone aja gitu?
hahaha....
13 Juli 2015
13.55
No comments
Coba deh kalian lihat ke masa-masa awal terbitnya komikngasal.blogspot.com
hampir semua komik yang terbit adalah meme komik dengan karakter orang asli, yang dibuat dengan menggunakan aplikasi edit seperti photoshop atau Gimp..
Namun seiring waktu penulis menyadari bahwa menggunakan wajah orang lain bisa berbuah tuntutan dari si pemilik wajah.
Perubahan pola komik ini diawali sejak dipenjarakannya seseorang yang mengedit Foto Presiden Jokowi dan berbuah tuntutan pencemaran nama baik. (lagian Presiden di ejek-in.. ya kena tangkap lah.. salah sendiri... eaa.. :v). Selain itu baru-baru ini ada juga tuntutan dari karakter "sudah kuduga" yang tidak terima foto masa lalunya dijadikan bahan lawakan.
Oleh karena itu penulis memutuskan untuk merubah tipe komikngasal menjadi gambaran yang dibuat menggunakan tangan sehingga menghasilkan gambaran wajah yang berbentuk umum dan tidak menyerupai wajah seseorang.
Mungkin suatu hari nanti penulis akan tetap menggunakan karakter meme yang sudah banyak beredar di dunia maya. Penulis hanya menunggu waktu yang tepat untuk memunculkan karakter-karakter meme tersebut.
tunggu saja..
entah kapan sih..
11 Juli 2015
07 Juli 2015
15.11
2 comments
Sepertinya Ramadhan tahun ini adalah tahun yang paling tenang dalam hidupku.
Nggak ada lagi yang namanya acara bukber dirumah si Anu.. dirumah si Anu.. atau di Mall..
palingan juga undangan tetangga untuk buka puasa bersama.
Diawali dengan Istighfar, yasin, tahlil, dan sambil menunggu berbuka diiringi dengan Shalawat...
ah nikmatnya berbuka puasa bersama dengan suasana religius, seolah khusyuk dengan shalawat yang diucapkan bersama, meskipun iler sudah hampir netes melihat semangka, kurma, lumpia dan segelas air yang ada dihadapan masing-masing.
Berbanding terbalik jaman kuliah dulu. yang namanya buka bareng ya itu.... buka puasa berjamaah..
Sebelum bukber ya ketawa-ketawa nggak jelas.. ngobrol ngalor ngidul.. nggak ada shalawat atau Yasin yang dibaca.
Terlebih lagi kalau buka puasanya di Mall...
Jauh dari kesan religius dan dekat dengan kesan shopping dan hura-hura meskipun duit sisa 30.000,-
Tapi nggak apa-apa lah.. namanya juga masa lalu..
Lagian mana yang paling penting? puasanya... atau berbuka puasanya?
Tentu lebih penting puasanya doong..
Lagian apa nggak bosan tiap tahun ngadakan buka puasa bareng?
Di TV udah sering tuh acara Sahur bareng...
kenapa nggak bikin aja sensasi yang belum pernah ada. Misalnya; bikin spanduk dengan tulisan yang gede banget biar dilihat banyak orang.. trus tulisannya kontroversial
"ACARA BATAL PUASA BARENG"
Pasti banyak yang nyinyir dan menganggap acara tersebut acara yang nyeleneh dan nggak patut ditiru karena berisi ajakan membatalkan puasa. Loh? kalau kegiatan membatalkan puasanya dilakukan pada saat azan magrib kan sah-sah saja... bukankah acara bukber pada saat azan maghrib juga termasuk dalam kategori membatalkan puasa?
29 Juni 2015
19.01
No comments
Udah jadi kebiasaan saya kalo nyanyi itu pasti ngawur..
sampai-sampai istri saya komplain karena nyanyi lagu anak-anak bareng ponakan, tapi ujung-ujung nya sesat.
misalnya saja saat nyanyi balonku ada lima. dengan lantang dan pede saya nyanyi disaksikan anak-anak tetangga dengan lirik yang ngawur dan asal-asalan
Mbah Darno ada lima...
Rupa-rupa warnanya...
konon Mbah Darno adalah idolanya anak-anak dikampung saya, karena tokonya Mbah Darno ada odong-odong yang biasa dimainkan anak-anak.
kalo saya ditanya kenapa juga nyanyi mesti ngawur?
ya bukan nya mesti ngawur sih.
Nyanyi itu adalah kebahagiaan tersendiri bagi yang melantunkan.
Bagaimana kalau liriknya benar, tapi yang melantunkan nggak suka dengan kebenaran itu?
mending liriknya ngawur, tapi yang nyanyi enjoy dengan kengawuran itu.
toh nyanyi juga nggak mesti benar kan..
yang penting enjoy...
misalkan saja..
lupa.. lupa.. lupa.. lupa..
lupa lagi syairnya...
ingat.. ingat.. ingat.. ingat..
ingat lagi syairnya...
kalo anda beneran lupa syairnya mending turun saja dari panggung, daripada dilemparin sepatu sama penonton. Tapi kan nggak gitu... dari lupanya itu justru jadi nyanyian yang populer... setidaknya ditelinga saya masih terngiang lagu yang lupa itu.
contoh lainnya lagi lagunya Wali Band..
aku rela..
pergi pagi..
pulang pagi..
hanya untuk mencari rejeki...
kalo dimasukin logika pasti yang dengar nyinyir duluan..
kok saya berangkat pagi, pulangnya sore ya?
saya juga mau kok, masuk kerja pagi.. pulangnya pagi itu juga..
ah.. yang dimaksud lagu itu kan pergi pagi hari ini, pulangnya pagi esok hari.
Loh? sebenarnya ini saya yang salah tangkap atau memang liriknya yang benar sih?
21 Mei 2015
10.35
No comments
Ini sebenarnya cerita pribadi saya.
dulu saya masih kecil dan almarhum datuk saya masih hidup.
bagi orang Banjar, datuk berarti orang tuanya nenek atau kakek. bahkan orang tua saya pun memanggil datuk tersebut dengan sebutan "kai / kakek" atau "nenek"
waktu saya masih kecil pernah disebut oleh datuk saya sebagai orang yang pintar dan punya otak yang encer.
terus ditanya oleh bapak saya.
tau darimana otaknya encer?
itu otaknya meleleh di hidung... saking encernya
sambil menunjuk ke arah ingus yang belepotan disepanjang bibir.. hahahaha...
15 Mei 2015
14.38
No comments
desas desus kabar burung disebuah jejaring sosial mempertanyakan, mengapa satpol pp sering kehilangan momen untuk menertibkan para pedagang kaki lima. maksudnya ketika satpol pp datang, PKL nya udah nggak ada ditempat.
mungkin para PKL tersebut punya ilmu sakti yang bisa menerawang kebaradaan satpol pp sehingga apabila pol pp udah mau datang mereka tinggal ngacir aja.
ada yang mengatakan bahwa itu ulah oknum didalam tubuh satpol pp yang memberikan informasi dan menjadi beking buat para pedagang tersebut.
ah tapi itu kan cuma desas desus..
buktinya mana...?
tapi sebuah desas desus kabar burung lain juga mengatakan bahwa info kapan akan diadakan penertiban memang dirahasiakan bahkan dalam kalangan satpol pp itu sendiri.
bayangin aja nih..
jam 4 sore, tanpa ada rencana sebelumnya tiba-tiba seluruh anggota pol pp dikumpulkan dilapangan dan kemudian diminta mengumpulkan seluruh handphone milik mereka, dan berangkat lah mereka menuju lokasi penertiban...
dan..
taraaa....
..........lokasi nya udah tertib......
lalu siapakah informan yang sesungguhnya?
meneketehe...
yang jelas keberadaan PKL memang sudah mengganggu pemandangan dan keindahan kota..
saya sih respect sama pedagang tersebut yang berusaha mencari nafkah secara halal untuk kehidupan nya.. tapi mbo ya jangan bikin pemandangan jadi jelek dong...

12 Mei 2015
16.43
No comments
Alkisah dikota saya ada beberapa tempat yang jadi tempat mangkal nya para PKL.
meskipun dilarang ya tetap aja.. main petak umpet sama satpol pp.
kalau ada satpol pp ya nggak jualan, kalau nggak ada pol pp ya jualan.
bahkan disinyalir PKL tersebut bukan lagi pedagang asongan yang menjajakan barangnya dengan berjalan kaki. beberapa bahkan jualan rokok dengan menggunakan mobil Honda Jazz!
mereka biasa dipanggil dengan sebutan PKL elite.
bagaimana tidak..
jualan kolak pisang saja pakai mobil,
jualan baju, pakai mobil..
nggak banyak sih.. tapi ada..
jadi kalo semisal ada satpol pp yang datang tinggal tutup aja bagasi nya trus ngacir.... kabur...
meskipun disitu tidak ada tulisan dilarang berjualan ya tetap tidak boleh jualan.. kan bukan tempatnya..
lagipula kalau cuman gelar dagangan kan bukan berarti jualan.
transaksi baru bisa disebut jualan kalau ada yang beli.
kalau nggak ada yang beli, nggak bisa disebut JUAL beli kan?
bisa saja orang itu nongkrong-nongkrong aja dengan mobil nya yang berisi berbagai macam barang.... dagangan...
eaaa...
29 April 2015
08.46
No comments
ini cerita tentang salah satu mekanik dikantor saya, sebut saja namanya sudin.
si sudin ini kalau merokok seperti kereta api alias sambung terus nggak ada berhentinya.
suatu saat dia ditanya sama teman yang lain, sebut saja adul
adul : kenapa sih kuat betul ngerokok?
sudin : buat inspirasi bro... kalau udah ngerokok itu inspirasi nya jalan..
adul : udah nemu belom inspirasi nya?
sudin : belom
adul : rokok gw habis cuwk... inspirasi lo belom datang juga
ternyata yang di embat rokok teman...
dafuq..
si sudin ini kalau merokok seperti kereta api alias sambung terus nggak ada berhentinya.
suatu saat dia ditanya sama teman yang lain, sebut saja adul
adul : kenapa sih kuat betul ngerokok?
sudin : buat inspirasi bro... kalau udah ngerokok itu inspirasi nya jalan..
adul : udah nemu belom inspirasi nya?
sudin : belom
adul : rokok gw habis cuwk... inspirasi lo belom datang juga
ternyata yang di embat rokok teman...
dafuq..
23 April 2015
12.42
No comments
iseng baca artikel tentang pesugihan. jalan pintas yang biasa diambil oleh orang yang ingin cepat kaya alias sugih. pakai minyak ini-lah, pakai minyak itu-lah, pelihara tuyul-lah, pakai ajian anu, bertapa digunung anu dan lain sebagainya yang intinya tetap... minta pertolongan sama mahluk gaib.
terlepas dari keimanan seseorang kepada Tuhan yang maha kuasa, mendapatkan kekayaan dengan cara pesugihan seperti itu sih secara logika memang masuk akal.
misalkan mahluk jin dari gunung batu akan memberikan emas 1 kilo jika bisa menyediakan hidangan berupa tumbal kepala kerbau... *lah ini cuma misalkan*
lah sama aja kan kaya usaha rumah makan gitu..
tuyul misalkan.. akan mendatangkan uang bagi pemiliknya kalau mau memelihara dan merawat mahluk-mahluk tersebut..
ya sama aja kaya tempat penitipan anak (manusia)..
kan juga menghasilkan uang toh buat pengelola penitipan anak...
intinya apa yang mereka berikan pasti ada timbal balik jasanya kepada mahluk tersebut. layaknya perdagangan didunia nyata. ada barang-ada jasa. ada uang barulah transaksi..
ada seorang ulama yang pernah berceramah..
kata beliau, kalau ingin kaya maka dekat lah dengan yang Maha Kaya...
siapa sih yang Maha Kaya Itu?
tanyakan pada hatimu, maka kau akan temukan jawaban-nya..
kalau mintanya sama jin bagaimana?
lah jin aja belum tentu punya kok apa yang kita minta...
terlepas dari keimanan seseorang kepada Tuhan yang maha kuasa, mendapatkan kekayaan dengan cara pesugihan seperti itu sih secara logika memang masuk akal.
misalkan mahluk jin dari gunung batu akan memberikan emas 1 kilo jika bisa menyediakan hidangan berupa tumbal kepala kerbau... *lah ini cuma misalkan*
lah sama aja kan kaya usaha rumah makan gitu..
tuyul misalkan.. akan mendatangkan uang bagi pemiliknya kalau mau memelihara dan merawat mahluk-mahluk tersebut..
ya sama aja kaya tempat penitipan anak (manusia)..
kan juga menghasilkan uang toh buat pengelola penitipan anak...
intinya apa yang mereka berikan pasti ada timbal balik jasanya kepada mahluk tersebut. layaknya perdagangan didunia nyata. ada barang-ada jasa. ada uang barulah transaksi..
ada seorang ulama yang pernah berceramah..
kata beliau, kalau ingin kaya maka dekat lah dengan yang Maha Kaya...
siapa sih yang Maha Kaya Itu?
tanyakan pada hatimu, maka kau akan temukan jawaban-nya..
kalau mintanya sama jin bagaimana?
lah jin aja belum tentu punya kok apa yang kita minta...
21 April 2015
10.48
No comments
jadi ingat dulu di televisi Habib Rizieq pernah berkata,
tapi benar juga sih. ada yang namanya perbedaan, dan ada pula yang namanya penyimpangan. tergantung kita berdiri di sisi sebelah mana dan sudut pandang yang mana pula kita melihat sebuah permasalahan.
banyak diskusi dan perdebatan di sosial media yang justru memperkeruh suasana.
kalau perdebatan di dumay itu mah hanya menghasilkan caci maki dan kebencian tapi tidak menghasilkan apa-apa... tsahelah..
tapi sesekali saya juga doyan mem-bully orang yang berbeda pendapat .... bhahahahahaha......
kalau jaman dulu debat kusir hanya dilakukan di warung-warung kopi atau pos ronda, tapi sekarang debat kusir justru berpindah ketempat yang lebih modern seperti sosial media, dan kita adalah bagian dari debat kusir tersebut.
tapi sukur saya itu orang nya selalu menghargai perbedaan. selalu mendengarkan pendapat orang lain dan tak sungkan meminta pendapatan orang lain...
eh?
ada salah satu prinsip yang slalu saya pegang dalam perbedaan yaitu
anda harus bisa memisahkan mana perbedaan dan mana penyimpangankalo nggak salah sih gitu kalimatnya..
tapi benar juga sih. ada yang namanya perbedaan, dan ada pula yang namanya penyimpangan. tergantung kita berdiri di sisi sebelah mana dan sudut pandang yang mana pula kita melihat sebuah permasalahan.
banyak diskusi dan perdebatan di sosial media yang justru memperkeruh suasana.
kalau perdebatan di dumay itu mah hanya menghasilkan caci maki dan kebencian tapi tidak menghasilkan apa-apa... tsahelah..
tapi sesekali saya juga doyan mem-bully orang yang berbeda pendapat .... bhahahahahaha......
kalau jaman dulu debat kusir hanya dilakukan di warung-warung kopi atau pos ronda, tapi sekarang debat kusir justru berpindah ketempat yang lebih modern seperti sosial media, dan kita adalah bagian dari debat kusir tersebut.
tapi sukur saya itu orang nya selalu menghargai perbedaan. selalu mendengarkan pendapat orang lain dan tak sungkan meminta pendapatan orang lain...
eh?
ada salah satu prinsip yang slalu saya pegang dalam perbedaan yaitu
always have courage to express opinion and respect other opinion
(selalu berani dalam mengemukakan pendapat, dan tetap menghargai pendapat orang lain )
tsahelah...
disaat memikirkan ide tentang perbedaan ini, saya sambil diringi lagu nya bang Rhoma Irama yang sedang mengajarkan ngaji piano kepada si cewek..
pak guru.. yang ini apa namanya.... teng teng tong teng teng tong....
trus gimana kalau ternyata si murid salah menekan tuts sehingga menimbulkan nada yang apabila disebut justru terkesan vulgar?
trus gurunya dengan polos menyebut nada tersebut?
jadi yang benar siapa sih?
murid nya yang salah tekan tuts, atau gurunya yang cabul?
yang kau perlukan hanyalah... immmajinnaaasssii....
12 April 2015
20.32
No comments
disaat kamu
menyimpan uang di bank, pihak bank tidak menyimpan uangmu di dalam
brankas atau didalam tanah, tapi justru dipinjamkan kepada orang lain
atau perusahaan yang memerlukan.
Bank hanya menyimpan
sedikit saja dari total uang yang dititipkan kepadanya.
Mengapa bank tidak
menyimpan dan justru meminjamkan lagi uang yang telah dititipkan
kepadanya?
Federal reserve
menjelaskan bahwa :
“The fact that
banks are required to keep on hand only a fraction of the funds
deposited with them is a function of the banking business. Banks
borrow funds from their depositors (those with savings) and in turn
lend those funds to the banks’ borrowers (those in need of funds).
Banks make money by charging borrowers more for a loan (a higher
percentage interest rate) than is paid to depositors for use of their
money. If banks did not lend out their available funds after meeting
their reserve requirements, depositors might have to pay banks to
provide safekeeping services for their money. For the economy and the
banking system as a whole, the practice of keeping only a fraction of
deposits on hand has an important cumulative effect. Referred to as
the fractional reserve system, it permits the banking system to
“create” money.
“
kira-kira artinya
begini :
“
fakta bahwa bank
hanya memerlukan dan menyimpan sedikit dana cadangan adalah fungsi
sesungguhnya dari bisnis perbankan.
Bank meminjam dana
dari deposan mereka (orang yang menabung) lalu kemudian meminjamkan
uang tersebut kepada debitur bank (orang yang memerlukan dana).
Bank menciptakan
uang dengan membebankan biaya kepada si peminjam lebih banyak dari
yang dipinjamkan (suku bunga yang lebih tinggi).
Jika bank tidak
meminjamkan dana yang tersedia setelah memnuhi persyaratan cadangan
mereka, deposan mungkin harus membayar bank untuk penyediaan jasa
penitipan uang mereka.
Untuk ekonomi dan
sistem perbankan secara keseluruhan, praktek hanya menyimpan cadangan
deposit memiliki efek kumulatif yang penting.
Yang dimaksud dengan
sistem cadangan fraksional itu memungkinkan perbankan untuk “membuat”
uang
“
Fractional reserve
banking adalah kegiatan dimana bank bisa melakukan deposit, membuat
kredit atau memberikan pinjaman atau menyimpan nya sebagai cadangan
untuk memenuhi permintaan penarikan.
Fractional reserve
banking memungkinkan jumlah uang beredar menjadi lebih banyak
daripada cadangan yang telah ditetapkan oleh bank sentral.
Dimasa lalu orang
menyimpan koin emas mereka dalam berbagai cara termasuk menyimpan nya
pada bank, sebagai gantinya mereka akan mendapatkan sebuah catatan
untuk deposit mereka (lihat Bank
Of Amsterdam). Pada akhirnya catatan ini diterima di masyarakat
sebagai alat penukaran, dan kemudian ini menjadi awal dari sirkulasi
uang kertas.
Kemudian bank
mengamati bahwa tidak semua orang menukarkan catatan simpanan mereka
pada saat yang bersamaan yang kemudian menjadi inspirasi bagi
perbankan untuk menginvestasikan lagi cadangan koin emas mereka dalam
pinjaman yang berbunga. Ini kemudian menjadi keuntungan bagi pelaku
perbankan, tapi disisi lain juga menciptakan hutang bank kepada
pemilik sah koin-koin tersebut sehingga apabila pemilik koin tersebut
secara bersamaan menukarkan catatan mereka dengan koin emas, maka
bank tidak memiliki cukup koin emas untuk diberikan kepada pemilik
sah koin-koin tersebut, kemudian disinilah fractional reserve banking
akhirnya lahir
The
Swedish Riksbank adalah bank sentral pertama yang didirikan pada
tahun 1668 yang memiliki kuasa penuh untuk mengatur “syarat
cadangan” bagi bank yang akan
melakukan kegiatan fractional reserve. Bank sentral ini juga bertugas
untuk mencegah kegagalan ekonomi dan krisis keuangan. Bank sentral
ini juga diberi
kewenangan untuk menyimpan cadangan metal, melakukan transfer emas
atau melakukan regulasi kepada bank komersial.
Keberadaan
bank sentral mengurangi terjadinya resiko bank
runs yang berpotensi terjadi dalam fractional reserve banking.
Tabel berikut menunjukkan bagaimana pinjaman bisa mempengaruhi jumlah
uang beredar. Ini juga menunjukkan bagaimana uang bank sentral
digunakan oleh bank komersial dari deposit $100.
pada contoh ini disimulasikan bahwa uang dipinjamkan sebanyak 10
kali. Dengan fractional reserve 20% bisa menciptakan uang sebesar
$500 untuk bank komersil.
| Bank | Jumlah Disimpan | Dipinjamkan | Cadangan |
|---|---|---|---|
A
|
100
|
80
|
20
|
B
|
80
|
64
|
16
|
C
|
64
|
51,20
|
12.80
|
D
|
51,20
|
40,96
|
10.24
|
E
|
40,96
|
32,77
|
8.19
|
F
|
32,77
|
26,21
|
6.55
|
G
|
26,21
|
20,97
|
5.24
|
H
|
20,97
|
16,78
|
4.19
|
I
|
16,78
|
13,42
|
3.36
|
J
|
13,42
|
10,74
|
2.68
|
K
|
10,74
|
0.0
|
10,74
|
Jumlah Total Simpanan:
|
Jumlah Total Dipinjamkan:
|
Jumlah Cadangan:
|
|
457,05
|
357,05
|
100
|
- Bank A memiliki uang $100, kemudian ia meminjamkan uang tersebut kepada si B sebesar $80 dan menyimpan $20 sebagai cadangan.
- Bank B mendapat pinjaman $80 dan menjadi modal awal. Lalu menyimpan $16 dan meminjamkan sisanya kepada si C
- si C mendapat pinjaman $64 dari si B, menyimpan $12.80 dan meminjamkan sisanya kepada si D.
- dan seterusnya... sampai kepada si K.
hanya dengan modal $100 dari bank sentral, maka bank komersil
berhasil menggandakan uang secara virtual menjadi sebanyak $457
melalui pinjaman.
Pada dasarnya uang fisik tidak bertambah, uang cadangan akan selalu
sama jumlahnya dengan total uang awal yang dikeluarkan bank sentral.
Semakin sering perputaran uang ini maka akan semakin banyak uang bank
komersil yang tercipta.
Dari contoh 20% tersebut hanya akan menciptakan maksimum $500. pada
praktek nyata jumlahnya bisa sangat banyak.
Umumnya ekspansi jumlah uang beredar ditentukan oleh keseimbangan
antara tingkat pinjaman baru yang dibuat dan jumlah pinjaman yang
sudah ada
fractional reserve banking ini menjadi propaganda yang menarik dalam ideologi komunitas saling membantu dan mengatakan bahwa ada penjahat diluar sana yang bisa dengan mudah menciptakan uang secara virtual tanpa harus bekerja keras, hanya dengan melakukan pekerjaan yang sederhana yaitu mencetak uang dengan cara meminjamkan dana nasabah kepada orang lain.
bahasa lain yang menarik dari ideologi itu adalah "menciptakan uang dari ketiadaan". pada dasarnya penciptaan uang secara virtual ini adalah bentuk pertumbuhan ekonomi dari sebuah sektor atau bidang yang menggunakan uang tersebut.
misalkan bank meminjamkan dana nasabah kepada perusahaan kereta api, lalu kemudian perusahaan kereta api menggunakan uang tersebut untuk membiayai pembuatan rel kereta api.
ada deposit yang berkurang,
ada debit dari sisi akun bank.
ada kredit dari sisi akun PT Kereta Api.
ada asset yang dibangun oleh PT Kereta Api.
seperti yang kita ketahui, dalam ilmu akunting asset tetap dihitung dalam bentuk uang meskipun ia bukan uang.
dalam contoh ini PT kereta api memiliki asset senilai 2 Milyar berupa rel kereta api.
pembangunan secara fisik berupa rel kereta api adalah bentuk pertumbuhan ekonomi dan bentuk pembangunan suatu negara yang tidak dapat dipungkiri bahwa uangnya didapat dari sistem yang bernama fraksional reserve banking tersebut.
bagaimana jika perbankan tidak menganut sistem reserve tersebut?
maka bank hanya menjadi perpustakaan tempat penyimpanan kertas yang bernama uang. dan mungkin saja bank akan menarik iuran untuk pemeliharaan tempat penyimpanan tersebut, tidak ada pinjaman dan tidak ada ekonomi yang tumbuh dan mungkin saja uang beredar akan menjadi sangat banyak sehingga dapat menyebabkan terjadinya inflasi
quote :
jadi?
benarkah ada penjahat diluar sana yang bisa dengan mudah mencetak uang sesukanya tanpa harus bekerja keras?
yaaaaaa... mungkin saja ada, tapi ekonomi negaranya tidak akan bertahan lama sebelum dilanda inflasi berkepanjangan.
adapula anggapan bahwa uang itu hanyalah kertas tak berharga yang kemudian dicetak. lalu kemudian sekumpulan penjahat berupaya memakasakan kehendak agar kertas itu menjadi berharga layaknya emas..
ah entahlah...
puyeng jadinya..
lagian artikel ini juga tulisan tak berharga yang berasal dari ketiadaan...
11 April 2015
15.52
No comments
ini sebenarnya pengalaman pribadi, beberapa kali diajakin bergabung dalam komunitas saling bantu-membantu keuangan.
awalnya saya hanya melihat informasi dari facebook saja bahwa ada komunitas yang menawarkan profit hingga keuntungan 30% dalam sebulan, baru pertama liat saja sudah senyum nyinyir...
datang darimanakah 30% itu..
entahlah.. :v
akhirnya saya cari informasi di internet, ternyata komunitas itu mewajibkan partisipan melakukan "pemberian bantuan" terlebih dahulu dengan nilai yang variatif mulai dari 100.000 sampai dengan maksimum 10.000.000 rupiah (pada waktu itu), lalu setelah kemudian memberikan bantuan barulah boleh "meminta bantuan" dengan kelebihan 30% dari nilai bantuan awal tersebut.
misalkan membantu 100.000, maka bulan depan akan mendapat bantuan sebesar 130.000.
amaejing lah pokoknya..
pemikiran saya saat itu, ini hanyalah money game alias permainan uang saja. tidak mungkin 30% datang dari langit; pasti datang dari member yang lain. dan ternyata ho-oh bener.. dari member lain...
ditempat kerja, saya mempelajari akuntansi meskipun saya bukan akuntan dikantor, tapi kerjaan saya masih bersenggolan dengan orang akunting. sedikit atau banyak pasti harus memahami akunting .
disitu saya bandingkan dengan sistem keuangan ini. ternyata kalkulasi saya menemui titik cerah bahwa sistem "komunitas bantu membantu" ini pada akhirnya hanya akan menciptakan gelembung hutang yang siap meledak kapanpun.
uhuuiii untung saya tidak bergabung dengan komunitas itu. kalau saya bergabung pasti akan menjadi bagian daripada gelembung utang yang makin lama makin bengkak.... kaya perut saya...
usut-punya usut ternyata ini sistem keuangan memiliki ideologi yang sangat hebat, yaitu ingin menghancurkan sistem keuangan dunia yang tidak adil!
saya tidak percaya dan sebenarnya tidak yakin darimanakah datangnya kata "tidak adil" itu?
pertanyaan itu akhirnya membawa saya ke sebuah blog yang bernama bukumonyet.
woi.. mungkin ini blog membahas tentang monyet!
pikir saya dalam hati.
ternyata blog itu membahas sistem keuangan yang tidak adil.
blog yang cukup panjang itu diawali dengan cerita fraud & Scam yang dilakukan oleh bankir dan pemerintah.
bla.. bla... bla.. panjang lebar pembahasan didalam blog itu.
sebuah cerita yang heroik dan membakar rasa perjuangan didalam diri kita terutama anak-anak muda
sampai akhirnya saya menemukan satu pembahasan tentang Fractional Reserve Banking yang membuat saya menghabiskan waktu berhari-hari untuk mempelajarinya..
apa sih yang dimaksud dengan Fractional Reverse Banking itu?
mungkin postingan berikutnya... hehe
awalnya saya hanya melihat informasi dari facebook saja bahwa ada komunitas yang menawarkan profit hingga keuntungan 30% dalam sebulan, baru pertama liat saja sudah senyum nyinyir...
datang darimanakah 30% itu..
entahlah.. :v
akhirnya saya cari informasi di internet, ternyata komunitas itu mewajibkan partisipan melakukan "pemberian bantuan" terlebih dahulu dengan nilai yang variatif mulai dari 100.000 sampai dengan maksimum 10.000.000 rupiah (pada waktu itu), lalu setelah kemudian memberikan bantuan barulah boleh "meminta bantuan" dengan kelebihan 30% dari nilai bantuan awal tersebut.
misalkan membantu 100.000, maka bulan depan akan mendapat bantuan sebesar 130.000.
amaejing lah pokoknya..
pemikiran saya saat itu, ini hanyalah money game alias permainan uang saja. tidak mungkin 30% datang dari langit; pasti datang dari member yang lain. dan ternyata ho-oh bener.. dari member lain...
ditempat kerja, saya mempelajari akuntansi meskipun saya bukan akuntan dikantor, tapi kerjaan saya masih bersenggolan dengan orang akunting. sedikit atau banyak pasti harus memahami akunting .
disitu saya bandingkan dengan sistem keuangan ini. ternyata kalkulasi saya menemui titik cerah bahwa sistem "komunitas bantu membantu" ini pada akhirnya hanya akan menciptakan gelembung hutang yang siap meledak kapanpun.
uhuuiii untung saya tidak bergabung dengan komunitas itu. kalau saya bergabung pasti akan menjadi bagian daripada gelembung utang yang makin lama makin bengkak.... kaya perut saya...
usut-punya usut ternyata ini sistem keuangan memiliki ideologi yang sangat hebat, yaitu ingin menghancurkan sistem keuangan dunia yang tidak adil!
saya tidak percaya dan sebenarnya tidak yakin darimanakah datangnya kata "tidak adil" itu?
pertanyaan itu akhirnya membawa saya ke sebuah blog yang bernama bukumonyet.
woi.. mungkin ini blog membahas tentang monyet!
pikir saya dalam hati.
ternyata blog itu membahas sistem keuangan yang tidak adil.
blog yang cukup panjang itu diawali dengan cerita fraud & Scam yang dilakukan oleh bankir dan pemerintah.
bla.. bla... bla.. panjang lebar pembahasan didalam blog itu.
sebuah cerita yang heroik dan membakar rasa perjuangan didalam diri kita terutama anak-anak muda
sampai akhirnya saya menemukan satu pembahasan tentang Fractional Reserve Banking yang membuat saya menghabiskan waktu berhari-hari untuk mempelajarinya..
apa sih yang dimaksud dengan Fractional Reverse Banking itu?
mungkin postingan berikutnya... hehe
04 April 2015
19.58
No comments
siang tadi baca berita di internet , tentang seorang pengendara motor yang nekat melawan arus. padahal yang membatasi jalan bukan lagi marka berupa cat, tapi median.
sebenarnya ini berita dua hari yang lalu sih, saya udah liat gambar nya di facebook, barulah baca beritanya siang tadi
beneran kamfret orang semacam ini ...
trus begimana caranya ngasih hukuman buat orang macam ini?
kita bully aja vroh biar varokah ... LOL
sebenarnya ini berita dua hari yang lalu sih, saya udah liat gambar nya di facebook, barulah baca beritanya siang tadi
beneran kamfret orang semacam ini ...
trus begimana caranya ngasih hukuman buat orang macam ini?
kita bully aja vroh biar varokah ... LOL
01 April 2015
15.55
No comments
Ditempat saya kerja ini ada beberapa orang supir yang kerjanya ya.. nyupir..
diwaktu senggang mereka biasanya nyuci mobil kantor yang mereka gunakan. jadi nggak ada supir yang kendaraan nya kotor. harus bersih!
sambil nongkrong di pos security, dan sedang gundah gundala serta dalam dilema hati yang saya hadapi di pekerjaan sekarang (baca : resign di april mop) saya masih berfikir, betapa beruntungnya saya dibanding teman-teman yang bekerja sebagai supir ini.
gaji saya lebih besar dari mereka, kerjaan saya cuma di ruangan dan jarang2 keluar kantor dan saya nggak perlu repot2 cuci mobil seperti teman2 supir yang berjibaku dengan air dan sabun.. basah.. becek.. lembab..belum lagi kalau kena penyakit kutu air.. (bah paranoid sekali saya)
wel.. salut deh buat mereka yang rela mengerjakan itu agar bisa menafkahi keluarga.
didalam renungan singkat yang terjadi di pos security itu, saya sempat berfikir. gimana ya kalau saya bekerja di perusahaan ini sebagai supir?
pasti saya juga menjalani rutinitas yang sama seperti mereka.
ngantar barang, ngantar orang, bongkar muat, cuci mobil, parkirin mobil...
trus terbayang gimana kalau bos ngomel-ngomel karena kendaraan saya kotor.
trus saya manut-manut...
.
.
langsung terbayang wajah yaomingface diwajahnya si.....
.....ahsudahlah...
diwaktu senggang mereka biasanya nyuci mobil kantor yang mereka gunakan. jadi nggak ada supir yang kendaraan nya kotor. harus bersih!
sambil nongkrong di pos security, dan sedang gundah gundala serta dalam dilema hati yang saya hadapi di pekerjaan sekarang (baca : resign di april mop) saya masih berfikir, betapa beruntungnya saya dibanding teman-teman yang bekerja sebagai supir ini.
gaji saya lebih besar dari mereka, kerjaan saya cuma di ruangan dan jarang2 keluar kantor dan saya nggak perlu repot2 cuci mobil seperti teman2 supir yang berjibaku dengan air dan sabun.. basah.. becek.. lembab..belum lagi kalau kena penyakit kutu air.. (bah paranoid sekali saya)
wel.. salut deh buat mereka yang rela mengerjakan itu agar bisa menafkahi keluarga.
didalam renungan singkat yang terjadi di pos security itu, saya sempat berfikir. gimana ya kalau saya bekerja di perusahaan ini sebagai supir?
pasti saya juga menjalani rutinitas yang sama seperti mereka.
ngantar barang, ngantar orang, bongkar muat, cuci mobil, parkirin mobil...
trus terbayang gimana kalau bos ngomel-ngomel karena kendaraan saya kotor.
woiii... mobil mu dibersihkan.. jangan jorok begitu...^^ aslinya bos nggak pernah ngomong gitu sih. namanya juga khayalan gila.
trus saya manut-manut...
baik bos.. mobilnya akan saya bersihkan sekarang....
.
**bersih-bersih cuci mobil**
..
bukan mobil pribadi cuwk.. mobil perusahaan yang dibersihkan..
langsung terbayang wajah yaomingface diwajahnya si.....
.....ahsudahlah...
Langganan:
Postingan (Atom)














.jpeg)
.jpg)






